Ikut BRILIANPRENEUR, Produsen Keripik Ini Raih Kontrak Ekspor

Ikut BRILIANPRENEUR, Produsen Keripik Ini Raih Kontrak Ekspor

BRIProdusen keripik tempe premium asal Yogyakarta, Arva Indonesia, berhasil mendapat kontrak bisnis dari Singapura. Pencapaian ini didapatkan berkat mengikuti program UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 yang diselenggarakan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Owner Arva Indonesia, Arnold Wirakusuma mengatakan acara BRILIANPRENEUR telah membuka peluang bagi pelaku UMKM. Salah satunya adalah peluang memperluas https://judol-terpercaya.store/ pasar ke luar negeri melalui business matching virtual.

“Beberapa kali kami melakukan presentasi kepada potensial buyer yang mereka expert di bidangnya masing-masing. Baik dari trading maupun importir barang-barang dari Indonesia,” tutur Arnold dalam keterangannya, Selasa (12/12/2023).

Melalui business matching dengan calon buyer yang difasilitasi BRILIANPRENEUR tersebut, Arva Indonesia telah mendapatkan beberapa potensi-potensi khususnya deal bisnis. Dia mengatakan Arva Indonesia yang eksis sejak 2013 mendapatkan contract deal dengan Tanivest dari Singapura.

“Dengan kesepakatan kami akan difasilitasi untuk membuka 30 store yang ada di Singapura dengan total nilai deal yang disepakati sebesar SGD 2 juta,” tuturnya.

Arnold berharap ke depan BRI melalu ajang BRILIANPRENEUR selalu bisa memfasilitasi dan menjembatani UMKM lainnya untuk meningkatkan kualitas produk dan go global.

“Ke depan mudah-mudahan teman-teman UMKM di BRILIANPRENEUR juga semakin sukses, semakin maju lagi, khususnya dari pihak BRI yang telah memfasilitasi event ini. Karena sangat bermanfaat untuk kami semua,” imbuhnya.

Selain didorong oleh BRILIANPRENEUR, kata dia, kesuksesan Arva Indonesia untuk memasarkan produknya ke luar negeri tak terlepas dari kualitas produk yang ditawarkan. Hal itu pula yang membuat camilan tempe ini lolos kurasi BRILIANPRENEUR 2023.

Produk Arva Indonesia dibuat dari fermentasi kedelai tempe sudah menjadi hidangan Indonesia yang dikenal dunia. Seperti diketahui, tempe mengandung sumber protein tinggi dan menjadi alternatif daging merah yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan.

“Dalam proses produksi, tempe memerlukan lahan dan air yang jauh lebih sedikit dibandingkan dengan produksi protein hewani. Dia menegaskan, dengan keunggulan-keunggulan tersebut, Arva Indonesia berusaha untuk melestarikan tempe dan terus memperkenalkannya kepada dunia.

“Tempe Arva Indonesia dipanggang, bukan digoreng, dan tentunya hanya menggunakan bahan-bahan lokal. Sementara ini keripik tempe Arva hadir dalam 6 varian termasuk truffle crispy, honey butter, dan black sesame,” lanjut Arnold.

Diketahui BRILIANPRENEUR adalah acara tahunan yang diselenggarakan BRI sejak 2019. Tahun ini UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023 menjadi rangkaian HUT ke-128 BRI.

Direktur Utama BRI Sunarso mengatakan, tujuan BRI melalui acara tersebut tercapai, salah satunya terlihat dari kesuksesan Arva Indonesia.

“Kami berharap dapat memberikan dampak positif dan meluas pada kemajuan pelaku UMKM yang mengikuti ajang ini. Tujuannya jelas untuk menaik kelaskan pelaku UMKM bahkan bisa menembus pasar global. Tentunya melalui pengembangan kapasitas serta kualitas UMKM Indonesia,” tegas dia.

Sunarso melanjutkan, target ekonomi BRILIANPRENEUR 2023 juga tercapai. Acara tersebut berhasil mencatatkan dealing commitment melalui business matching senilai US$ 81,3 juta atau setara Rp1,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp15.500 per USD).

Nilai tersebut tercapai setelah dilakukan sebanyak 243 business matching dari target awal sebesar US$ 80 juta. Business matching tersebut dilakukan oleh 86 buyers yang berasal dari 30 negara dari target awalnya 80 buyers dari 25 negara.

Negara-negara asal buyers tersebut di antaranya Australia, Canada, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Uni Emirat Arab.

Sementara nilai dealing commitment melalui business matching tersebut mengalami peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2019 nilai business matching mencapai sebesar US$33,5 juta, naik pada 2020 menjadi US$57,5 juta dan pada 2021 kembali meningkat menjadi US$72,1 juta, sedangkan pada 2022 nilainya menembus US$76,7 juta.

“Dengan melihat pencapaian dari tahun ke tahun baik dari sisi ekonomi maupun manfaat besarnya bagi pelaku UMKM, kami berkomitmen terus membenahi program ini agar lebih baik ke depan. Sehingga melalui BRILIANPRENEUR, UMKM Indonesia menembus pasar global dan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM yang lain dalam meningkatkan kapabilitas dan skala usahanya. Maju terus UMKM Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*